Dalam otobiografinya, Armand Hammer ---- yang dikenal karena usaha-usahanya di bidang kemanusiaan sebagai komisaris dan presiden dari Occidental Petroleum, penasihat presiden mulai dari Roosevelt hingga Reagan, dan seorang industrialis ---- mengungkapkan alasan-alasannya mengapa dia suka memberi.
"Ayah saya menjadi figur yang terkemuka dan amat dikasihi di lingkungan tempat tinggal kami. Adalah suatu pengalaman yang sangat membahagiakan kalau dapat pergi bersamanya dengan mobil sepanjang tugasnya keliling sebagai dokter."
"Para pasien menunggu di pintu dan menyambutnya dengan hangat. Dan, kebanggaan serta kehormatan menyusup dalam hati saya ketika menyadari bahwa saya adalah anak dari seorang ayah seperti dia, seorang pria yang begitu baik dan layak untuk mendapatkan perhatian kasih seperti itu."
"Sebetulnya, dia dapat saja membuat dirinya menjadi lebih kaya berlipat ganda jika dia meminta bayaran; atau jika dia dapat menahan diri untuk membagi uang kepada orang lain; namun dia tidak akan menjadi seperti itu."
"Di kantornya, saya melihat bahwa laci-laci meja tulisnya penuh dengan kuitansi-kuitansi yang belum terbayar karena dia menolak untuk menagihnya dengan alasan bahwa dia memahami kesulitan yang dialami pasiennya. Dan, saya mendengar banyak cerita dari para pasien yang diberi uang untuk membayar resep yang dia tulis saat mengunjungi mereka yang terlalu miskin untuk makan, apalagi untuk membayar dokter."
Betapa berharganya warisan yang ditinggalkan kepada anak anda ---- "bisnis" mengasihi dan memberi sesuatu kepada orang lain.
Dikutip dari: Cool Voice GBI Sukawarna
"Ayah saya menjadi figur yang terkemuka dan amat dikasihi di lingkungan tempat tinggal kami. Adalah suatu pengalaman yang sangat membahagiakan kalau dapat pergi bersamanya dengan mobil sepanjang tugasnya keliling sebagai dokter."
"Para pasien menunggu di pintu dan menyambutnya dengan hangat. Dan, kebanggaan serta kehormatan menyusup dalam hati saya ketika menyadari bahwa saya adalah anak dari seorang ayah seperti dia, seorang pria yang begitu baik dan layak untuk mendapatkan perhatian kasih seperti itu."
"Sebetulnya, dia dapat saja membuat dirinya menjadi lebih kaya berlipat ganda jika dia meminta bayaran; atau jika dia dapat menahan diri untuk membagi uang kepada orang lain; namun dia tidak akan menjadi seperti itu."
"Di kantornya, saya melihat bahwa laci-laci meja tulisnya penuh dengan kuitansi-kuitansi yang belum terbayar karena dia menolak untuk menagihnya dengan alasan bahwa dia memahami kesulitan yang dialami pasiennya. Dan, saya mendengar banyak cerita dari para pasien yang diberi uang untuk membayar resep yang dia tulis saat mengunjungi mereka yang terlalu miskin untuk makan, apalagi untuk membayar dokter."
Betapa berharganya warisan yang ditinggalkan kepada anak anda ---- "bisnis" mengasihi dan memberi sesuatu kepada orang lain.
Dikutip dari: Cool Voice GBI Sukawarna

No comments:
Post a Comment